Saatnya Memetik Buah Ilmu

3 tahun yang lalu, pembelajaran Al Qur’an metode ummi ditetapkan dan diberlakukan sebagai bagian dari intrakurikuler di SMA Al Furqon Pondok Pesantren Al Furqon, begitu juga di satuan pendidikan atau unit-unit pendidikan lain dibawah penyelenggara Pondok Pesantren Al Furqon Wedoroanom Driyorejo Gresik.
Saat itu, ketika tahun pelajaran baru tepatnya 2019-2020, input santri sangat beragam. Kami sepakat untuk menerima seluruh santri baru dengan beragam kemampuan. Pemetaan adalah tindakan awal yang diberlakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan seorang santri dalam membaca Al Qur’an.
Walhasil, terdapat 3 kategori kemampuan santri saat itu yaitu dasar, menengah, dan tinggi. Dari seluruh santri, sebagian besar adalah terkategori tinggi. Setiap awal tahun pelajaran atau bahkan sebelum memasuki kegiatan pembelajaran, pemetaan pasti kami selenggarakan.
Selama 3 tahun pembelajaran Al-Qur’an metode ummi berlangsung, tahsin dan tashih juga menjadi bagian dari program tersebut hingga akhirnya pada tanggal 5 – 7 Agustus 2022, sertifikasi Pengajar Al-Qur’an metode UMMI diselenggarakan. Kegiatan ini digawangi oleh Koordinator Ummi Gresik, Ust. Syamsul Hadi, M.Pd.I dengan didampingi beberapa trainer diantaranya Ust. Fachrur Rozi dan Ust. Komar. Peserta sebagian besar merupakan santri SMA lulusan 2021-2022. Adapun sebagian juga dari berbagai TPQ daerah sekitar. Alhamdulillah kegiatan 3 hari tersebut berjalan dengan lancar dan sukses.

Inilah yang kami sebut dengan “saatnya memetik buah ilmu”. Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, peserta yang mana sebagian besar adalah santri lulusan SMA Al Furqon akan mendapatkan Syahadah dan secara resmi berhak untuk mengajar Al-Qur’an metode ummi di lembaga formal maupun non formal. Ini selaras dengan keinginan Pengasuh, Almukarrom Kyai Mashuri Abdurrohim.
Selamat dan sukses para peserta, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan berkah. Aamiin
Oleh :
Suryanto, S.Pd., M.Pd.
Kepala SMA Al Furqon
